Pembelajaran Tatap Muka Sudah Dimulai, Apa yang Harus Disiapkan Sekolah?

[ad_1]

blank

(Gambar dari Freepik)

Pembelajaran tatap muka (PTM) mulai diterapkan di beberapa daerah seiring dengan perkembangan kasus COVID-19 yang telah melandai. Namun, pembelajaran tatap muka masih dilakukan secara terbatas dan diterapkan pada wilayah-wilayah dengan level 1.

Meskipun kasus COVID-19 di Indonesia telah melandai dan dalam situasi terkendali, masih banyak orang tua murid yang merasa khawatir jika anak mereka melakukan pembelajaran tatap muka, terlebih lagi untuk anak yang belum divaksin.

Oleh karena itu, untuk memastikan para murid tetap aman dan nyaman dalam menjalankan pembelajaran tatap muka; sekolah wajib untuk melakukan persiapan agar penerapan protokol kesehatan bisa berjalan dengan baik.

Lalu, apa saja yang harus sekolah pertimbangkan dan persiapkan?

  • Periksa suhu tubuh setiap orang sebelum memasuki wilayah sekolah
  • Siapkan tempat khusus di beberapa titik untuk mencuci tangan/ hand sanitiser
  • Membatasi jumlah murid yang hadir
  • Mengatur jarak antar murid

dan beberapa hal lainnya yang harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan, agar kegiatan pembelajaran tatap muka bisa berjalan secara aman dan nyaman.

Sebagai langkah perlindungan pertama, sekolah harus melengkapi sarana dan parasana dengan alat deteksi suhu tubuh. PT Murni Solusindo Nusantara (PT Murni) memiliki perangkat deteksi suhu tubuh otomatis sebagai pertahanan pertama untuk perlindungan dan pencegahan penularan COVID-19 selama pembelajaran tatap muka.

blank

PT Murni Solusindo Nusantara©

SMARTTHERMOTM menjadi perangkat yang tepat untuk diimplementasikan di sekolah yang telah dan akan melakukan pembelajaran tatap muka. Perangkat deteksi tubuh ini bisa melakukan pengecekan suhu dengan cepat, otomatis, dan self-service sehingga mengurangi terbentuknya antrian dan kerumunan. Selain itu, pihak sekolah juga tidak perlu menugaskan guru atau staf lainnya untuk memerika murid satu per satu.

Hal ini tentunya mendukung physical distancing karena dapat mengurangi kontak fisik dan interaksi langsung secara signifikan.

SMARTTHERMOTM juga dilengkapi dengan teknologi pengenalan wajah (facial recognition) yang akurat dan mampu mengenali wajah murid yang menggunakan masker maupun kacamata. SMARTTHERMOTM juga dilengkapi fitur handal lainnya seperti pengukuran suhu tubuh dalam waktu kurang dari 1 detik serta alarm notifikasi ketika mendeteksi suhu tubuh yang tidak normal (demam).

Selain itu, hal yang tidak kalah penting untuk disediakan sekolah adalah fasilitas untuk mencuci tangan atau menggunakan hand sanitiser. Seperti yang kita ketahui, WHO (World Health Organization) mengkampanyekan mencuci tangan secara rutin atau menggunakan hand sanitizer untuk meminimalkan penyebaran virus Corona.

Sebagai tempat publik yang dihadiri oleh murid-murid dari berbagai kelompok usia, potensi penularan virus dari permukaan benda yang disentuh banyak orang, seperti pegangan pintu, pegangan tangga dan yang lainnya, menjadi lebih tinggi.

Namun tentunya, menyediakan fasilitas mencuci tangan dengan sabun bisa saja terbatas karena membutuhkan tempat yang memiliki saluran air. Oleh karena itu, PT Murni menawarkan solusi Dispenser Hand Sanitiser Otomatis dengan Digital Signage, yaitu SMARTGUARDTM

blank

PT Murni Solusindo Nusantara©

SMARTGUARDTM dilengkapi dengan sensor otomatis yang dapat mengeluarkan cairan hand sanitiser dengan mendekatkan tangan ke arah sensor sehingga lebih higienis dibandingkan dengan dispenser hand sanitiser yang harus ditekan.

Selain memastikan kebersihan tangan tanpa kontak fisik, SMARTGUARDTM juga dilengkapi dengan digital signage yang memungkinkan sekolah untuk menampilkan konten edukatif dan informasi penting lainnya dalam berbagai format multimedia (grafis, video, teks berjalan, dll).

Dengan pilihan implementasi wall-mounting dan floor standing, sekolah bisa meletakkan SMARTGUARDTM di berbagai tempat yang strategis dan ramai seperti pintu masuk, kantin, dekat tangga, dan sebagainya.

blank

PT Murni Solusindo Nusantara©

Implementasi protokol kesehatan yang ketat dengan bantuan teknologi yang inovatif adalah langkah penting yang harus diterapkan oleh sekolah untuk menciptakan suasana pembelajaran tatap muka yang aman.

Saat ini, kita harus hidup berdampingan dengan COVID-19. Oleh karena itu, segala cara yang diperlukan untuk mencegah penularan harus dijalankan dengan baik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk pencegahan COVID-19 seperti SMARTTHERMOTM dan SMARTGUARDTM hubungi kami melalui Hotline 1500 913 atau email info@murni.co.id.

Baca Juga: Ini Alasan Pemerintah Buka Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi

[ad_2]

Source link

Cegah “Learning Loss” untuk Selamatkan Anak Bangsa

Serangan pandemi COVID-19 tidaklah main-main. Selain menghantam berbagai sektor bisnis seperti pariwisata dan manufaktur, musibah ini pun turut menurunkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Seperti yang kita tahu, pandemi memaksa para siswa untuk belajar dari rumah selama lebih dari satu tahun. Meski terbilang aman, terlalu lama belajar dari rumah ternyata dapat memberikan dampak buruk yang berkepanjangan. Salah satunya adalah learning loss.

Menurut Pemerhati dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji, learning loss adalah istilah yang mengacu pada hilangnya pengetahuan dan keterampilan baik secara umum atau spesifik. Atau terjadinya kemunduran proses akademik karena suatu kondisi tertentu.

Misalnya, periode libur panjang pada kalender akademik, peristiwa putus sekolah karena kemiskinan hingga penutupan sementara sekolah akibat musibah.

Indra pun mengatakan, kondisi learning loss tidak sepenuhnya terjadi karena pembelajaran jarak jauh atau karena tidak adanya pembelajaran tatap muka.

Learning loss justru kerap kali terjadi karena berpindahnya cara mengajar dari yang awalnya di dalam kelas, sekarang berubah menjadi online.

Dalam kondisi ini, pendistribusian informasi dan komunikasi hanya satu arah, sehingga menyebabkan para siswa menjadi jenuh dan tidak semangat belajar.

Lantas, adakah cara agar generasi penerus kita terhindar dari learning loss?

Cara untuk Cegah Learning Loss

Berbeda dari Pemerintah yang menggelar pembelajaran tatap muka untuk mencegah learning loss, Indra Charismiadji memiliki cara tersendiri untuk menyiasatinya. Berikut ini adalah beberapa caranya:

  1. Berbekal Growth Mindset

Agar mampu beradaptasi di segala kondisi, pendidik harus memiliki Growth Mindset, yakni pemikiran yang bertumbuh dan berkembang sesuai dengan kemajuan zaman.

Sebagai contoh, pembelajaran jarak jauh  ini justru mendorong pendidik dan siswa agar lebih siap dalam menghadapi tantangan era digital yang perkembangannya semakin pesat dari waktu ke waktu.

  1. Mengerti Socio-Technical Knowledge Management

Di era digital ini, pendidik perlu memahami Socio-Technical Knowledge Management yang terdiri dari infokultur, infostruktur, dan infrastruktur.

Infokultur adalah kegiatan transfer informasi di era digital. Salah satunya dikenal dengan istilah blended learning, yakni perpaduan antara manusia dengan teknologi.

Sementara itu, infostruktur merupakan hal-hal yang berkaitan dengan identitas lembaga di dunia maya. Contohnya adalah alamat situs dan akun-akun sivitas yang berhubungan degnan nama domain lembaga.

Institusi pendidikan harus memiliki domain khusus seperti sch.id atau ac.id untuk penyediaan e-mail guru dan siswa. Hal ini bertujuan agar proses transfer informasi dapat digunakan untuk proses pembelajaran.

Terakhir adalah infrastruktur yang berkaitan dengan sarana dan prasarana, gadget, listrik hingga internet. Infrastruktur merupakan aspek terpenting untuk mendukung keberlangsungan dunia pendidikan di era digital.

  1. Mampu Menerapkan Kelas Modern

Pendidik perlu menerapkan kelas modern (Flipped Classroom), yakni kelas yang menggabungkan aspek asynchronous dan synchronous secara efektif.

Pada tahap asynchronous, siswa dapat mempelajari materi secara individu di luar kelas, baik saat daring maupun luring.

Indra mengatakan, pemanfaatan aplikasi Learning Management System (LMS) menjadi standar dalam pola ini.

Lalu di tahap synchronous, pertemuan di dalam kelas baik secara daring maupun luring, digunakan untuk aktivitas kolaborasi aktif dari masing-masing siswa yang mendorong penalaran tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) dengan melakukan project based learning – pembelajaran yang dilakukan melalui presentasi, diskusi, bedah kasus, atau debat.

Itulah informasi seputar learning loss yang perlu Anda ketahui. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi para pendidik untuk memberikan pembelajaran yang efektif dan menarik selama masa pandemi.

Bahkan dengan diselenggarakannya pembelajaran tatap muka terbatas oleh Pemerintah, harapannya generasi penerus bangsa tidak ada yang mengalami learning loss.

Dengan begitu, tidak ada anak yang terancam putus sekolah, capaian akademis terus meningkat, dan kesehatan mental serta psikis anak-anak pun tetap stabil.

Namun perlu diingat, Anda tetap harus menerapkan protokol kesehatan ya agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka aman dari penularan COVID-19.

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Buka Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi

Bagi Anda yang ingin menciptakan suasana kelas yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan selama pandemi, tak perlu khawatir.

PT Murni sebagai penyedia solusi untuk berbagai sektor bisnis sejak 1992, menyediakan perangkat ergonomis yang dapat membuat para siswa lebih fokus dan aktif secara fisik di kelas. Ya, Ergotron LearnFit – meja belajar mobile dengan ketinggian yang dapat diatur sehingga memungkinkan siswa belajar dalam posisi duduk atau berdiri.

Selain itu, untuk mendukung proses belajar kelompok yang lebih kolaboratif, meja ini juga dapat berpindah tempat dengan mulus – berkat 4 roda yang dapat berputar sempurna baik di atas lantai keras mau pun berkarpet.

Ergotron LearnFit diproduksi oleh Ergotron, perusahaan dari Amerika Serikat yang telah berpengalaman selama lebih dari 40 tahun dalam mengembangkan produk ergonomis yang mengutamakan kesehatan dan kenyamanan manusia (human-centered design).

Sebagai informasi, PT Murni telah terpilih sebagai distributor resmi Ergotron yang pertama di Indonesia. Untuk mengetahui solusi Ergotron lainnya untuk sekolah, silakan kunjungi website dan e-commerce resmi kami di link berikut.

Anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan tim kami melalui nomor Hotline 1500 913 atau email info@murni.co.id.

Source link

Blended Learning, Solusi Pembelajaran di Tengah Pandemi COVID-19

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan mengalami banyak perubahan yang cukup signifikan. Tidak hanya oleh pandemi, perubahan tersebut pun turut disebabkan oleh pesatnya kemajuan teknologi.

Dengan hadirnya teknologi, pelajar maupun guru dapat mengakses berbagai sumber belajar dengan lebih cepat dan mudah baik secara daring (online) maupun luring (offline).

Akhir-akhir ini, muncul sebuah metode pembelajaran yang semakin populer, yakni blended learning. Blended learning adalah metode pembelajaran yang mengombinasikan strategi tatap muka di kelas dengan pembelajaran jarak jauh atau daring.

Di tengah ketidakpastian akibat pandemi ini, blended learning dinilai bisa menjadi solusi agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat terus berjalan secara efektif.

Aturan Pemerintah

Seperti yang kita tahu, Pemerintah mulai memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas secara bertahap.

Melansir dari laman covid19.co.id, pemberlakuan PTM sendiri bertujuan untuk mencegah dampak buruk dari pembelajaran jarak jauh yang berkepanjangan.

Dampaknya tidak hanya meliputi kualitas pendidikan, melainkan juga terkait tumbuh kembang dan hak anak. Berikut ini adalah sederet dampaknya:

  • Meningkatnya angka putus sekolah
  • Menurunnya capaian akademik siswa
  • Terganggunya kesehatan mental dan psikis anak-anak
  • Meningkatnya kasus KDRT terhadap anak di rumah
  • Risiko pernikahan dini
  • Eksploitasi anak terutama perempuan
  • Kehamilan remaja

Kendati demikian, masih banyak orang tua/wali yang masih khawatir untuk mengikutsertakan anak-anaknya dalam PTM terbatas. Tidak lain dan tidak bukan adalah karena takut anak-anaknya tertular COVID-19 saat mengikuti PTM di sekolah.

Mengingat hal tersebut, Pemerintah pun mewajibkan satuan pendidikan untuk menyediakan 2 jenis layanan pendidikan, yaitu pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Aturan ini sejalan dengan konsep blended learning yang menggabungkan dua metode pembelajaran, yakni konvensional atau face-to-face dan digital atau e-learning.

Keuntungan Menerapkan Blended Learning

Gambar dari Freepik

Setiap metode pembelajaran pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tidak terkecuali bagi kedua metode di atas.

Uniknya, hal tersebutlah yang menjadi pemicu lahirnya metode blended learning ini.

Seperti contoh, pembelajaran tatap muka memang dibatasi oleh ruang dan waktu. Untuk mendapatkan edukasi dari guru, siswa harus pergi ke sekolah. Namun di balik itu, siswa bisa langsung mendapatkan feedback dari guru atas pencapaian yang mereka lakukan.

Begitu pun sebaliknya, pembelajaran daring dengan internet memang tidak mengenal batasan ruang dan waktu. Pasalnya sumber belajar sudah banyak tersedia di internet. Sehingga, siswa tidak perlu ke sekolah untuk mendapatkan edukasi.

Namun karena tidak adanya pendampingan dari guru, siswa tidak langsung mendapatkan feedback dan rentan mengalami salah pengertian maupun pemahaman.

Maka dengan memadukan kedua metode tersebut, blended learning bisa menjadi opsi pembelajaran yang tepat di tengah pandemi ini. Melansir dari laman Binus University, berikut adalah kelebihan blended learning:

  1. Fleksibel

Dengan menggunakan metode blended learning, siswa tidak harus setiap hari datang ke sekolah. Sumber belajar bisa mereka dapatkan melalui internet, kapan pun dan di mana pun.

Lalu, satu atau dua hari dalam seminggu guru/dosen bisa mengadakan pertemuan di ruang kelas. Tentunya untuk memberikan feedback atas apa yang sudah siswa pelajari.

  1. Hemat biaya dan waktu

Menggunakan metode blended learning lebih menghemat biaya dan waktu. Alasannya, siswa tidak perlu membeli buku fisik karena banyak materi yang bertebaran di internet. Dengan begitu, siswa hanya tinggal mengunduhnya saja.

Selain itu, siswa juga bisa tidak perlu repot untuk datang ke sekolah maupun kampus. Siswa dapat dengan santai belajar baik dari rumah atau bahkan di coffeeshop.

  1. Materi yang interaktif

Penyajian materi pelajaran lewat internet dibuat menjadi media-media interaktif agar lebih mendetil dan menarik perhatian siswa.

Media belajar tersebut bisa siswa gunakan sesuai dengan cara belajarnya masing-masing. Misalnya melalui video interaktif, video penjelasan dari dosen, podcast dan materi tertulis dalam format e-book.

Semua ini ditambah lagi dengan berbagai live session, online chat dengan guru atau dosen dan berbagai dukungan teknologi lainnya.

  1. Efektif dan efisien

Setiap siswa atau mahasiswa memiliki cara belajar yang berbeda satu sama lain. Ada peserta yang nyaman belajar di pagi hari, sore hari atau bahkan belajar pada malam hari sambil bersantai dan mendengarkan musik.

Ada juga siswa yang lebih nyaman belajar di kamar sendiri, di warung kopi atau di ruang kelas.

Untuk itu, dengan menggunakan metode blended learning ini, siswa dapat mengatur sendiri waktu dan tempat belajarnya.

Itulah informasi seputar blended learning yang perlu Anda ketahui. Semoga bisa menjadi inspirasi dalam memberikan pembelajaran yang efektif selama pandemi.

Baca juga: Cegah “Learning Loss” untuk Selamatkan Anak Bangsa

Bagi Anda yang ingin menciptakan suasana kelas yang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan, tak perlu khawatir.

PT Murni sebagai penyedia solusi untuk berbagai sektor bisnis, menyediakan perangkat ergonomis yang dapat memudahkan Anda untuk mengajar di kelas maupun daring. Ya, Ergotron TeachWell – meja mengajar mobile dengan ketinggian yang dapat diatur sehingga memungkinkan guru untuk mengajar dalam posisi duduk atau berdiri.

Selain itu, untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih kolaboratif, meja ini juga dapat berpindah tempat dengan mulus – berkat 4 roda yang dapat berputar sempurna baik di atas lantai keras mau pun berkarpet.

Ergotron TeachWell adalah produk keluaran Ergotron, perusahaan dari Amerika Serikat yang telah berpengalaman selama lebih dari 40 tahun dalam mengembangkan produk ergonomis yang mengutamakan kesehatan dan kenyamanan manusia (human-centered design).

Sebagai informasi, PT Murni telah terpilih sebagai distributor resmi Ergotron yang pertama di Indonesia. Untuk mengetahui solusi Ergotron lainnya untuk sekolah, silakan kunjungi website dan e-commerce resmi kami di link berikut.

Anda juga bisa berkonsultasi langsung dengan tim kami melalui nomor Hotline 1500 913 atau email info@murni.co.id.

Source link

Secure Your Valuable Assets from Internal Frauds

This seminar is held by PT Murni, a reputable ISO 9001:2015 certified and ICT-based solution provider company, in collaboration with Amiya, a leader in innovative & future-oriented ICT security infrastructure solutions, discussing the following topics:

  1. Improving Traceability of Your Digital Assets
  2. Controlling Access and Logs is the Keys to Internal Security
  3. Building a Secure Application

Date & Place

Wednesday, 17th October 2018
PT Murni Products & Solutions Gallery
Business Centre, Thamrin City 6th Floor No. 630

For more information & registration, please contact:

Indah – 021-584 1060 (ext. 11122) or WhatsApp (WA) – 085716114455
For more detailed information on available sessions, topics, and speaker profiles, please  icondownload invitation.

Source link

2018-10-11 04:44:00

PT Murni Held a Seminar to Secure Company Valuable Assets from Internal Frauds

front Seminar to Secure Companys Valuable Assets

Attended by numerous enterprises of various business sectors in Indonesia, this event brought up discussion of ways to anticipate internal fraud cases which often faced within the organization, including the illegal access to confidential assets, violation of authorization, and information theft from internal parties.

According to Insider Threat Report 2018 by Cybersecurity Insiders around 57% target of insider attack is confidential business information, including financials, customer data and employee data.

Seminar to Secure Companys Valuable Assets 2This type of insider attacks has been undetectable for years because of the difficulty in differentiating harmful actions and regular work. Even if it is detected, the employee can easily assert that the mistakes happened unintentionally, said Samore Kuo, the Security Expert from Amiya Corporation.ation, and information theft from internal parties.

blankTo mitigate risks of internal frauds, monitoring of sensitive assets and log management system need to be applied. Alog Agentless Log Management System helps company to not only protect confidential data and information, but also allow for easy tracing of Usersƒ?? activities within the system. This solution improves traceability of digital assets by controlling access and logs and provides notifications whenever anomaly activities, such data breach, occur.

Seminar to Secure Companys Valuable Assets 4

PT Murni hopes this seminar help in educating and building awareness on the importance of securing companyƒ??s valuable assets from internal frauds. However, considering the sensitivity and confidentiality of data, it is crucial to choose proper security solution that is able to securely and seamlessly adapt with any existing system. With the combination of proven technology and technical expertise from Japan, ALog is more than capable to achieve those objectives, effectively elevating internal security level and preventing potential risks due to internal data theft.

Source link

2018-10-22 01:57:00

Digital Retail Cash Transformation Seminar

Therefore, to help retail chains transform their current business process, we will be presenting a Free Seminar of Digital Retail Cash Transformation, the first Point-of-Sale cash payment automation technology in Indonesia.

This seminar is held by PT Murni, a certified ISO 9001:2015 banking solution provider company that has successfully implemented the largest cash recycling solutions in Indonesia, in collaboration with Glory Global Solutions Japan, the global leaders in cash recycler technology solutions.

The seminar will take place in:

PT Murniƒ??s Products & Solutions Gallery 

Thamrin City Business Centre 6th Floor No. 630

on 3rd and 4th July 2019

{loadmoduleid 212}

or kindly contact:

  • Isyuni – 021-584 1060 (ext. 11124) or WhatsApp (WA) ƒ?? 081317882482
  • Indah – 021-584 1060 (ext. 11222) or WhatsApp (WA) ƒ?? 085716114455

For more detailed information on topics, time session options, and speaker profiles, please click here to download the invitation.

Source link

2019-06-13 03:09:00